Ahok Ingin Parpol Pendukung dan Teman Ahok Satukan Kekuatan di Pilgub DKI
Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya Idrus Marham
pada Rabu (13/7/2016) pekan lalu bertemu dengan calon gubernur petahana
DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sempat menutupi isi
pertemuan, hari ini Idrus mulai blak-blakan.
Menurut Idrus, pertemuannya dengan Ahok salah satunya membahas soal strategi pemenangan di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2017. Mereka sepakat menyatukan kekuatan Partai Golkar dan Teman Ahok.
"Iya kami ketemu dengan Ahok kemarin dan kita sampai pembicaraan strategi pemenangan. Dan bagian strategi pemenangan itu bahwa kekuatan partai politik dan kekuatan Teman Ahok satu kesatuan tidak lagi jangan lagi bicara siapa mengusung," kata Idrus kepada wartawan usai menghadiri peringatan ulang tahun ke-65 Surya Paloh di kantor Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Senin (18/7/2016).
Menurut Idrus, Golkar inginkan Ahok maju dari jalur politik. Ahok disebut tak lagi mempersoalkan akan maju dari jalur independen atau partai politik.
"Ya saya kira Pak Ahok tidak ada masalah semua, kepentingan Pak Ahok itu bagaimana kekuatan ini menyatu. Partai pendukung dan kekuatan Teman Ahok, bahkan elemen masyarakat lainnya yang mendukung harus kita masukkan," kata Idrus.
Menurut Idrus, pertemuannya dengan Ahok salah satunya membahas soal strategi pemenangan di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2017. Mereka sepakat menyatukan kekuatan Partai Golkar dan Teman Ahok.
"Iya kami ketemu dengan Ahok kemarin dan kita sampai pembicaraan strategi pemenangan. Dan bagian strategi pemenangan itu bahwa kekuatan partai politik dan kekuatan Teman Ahok satu kesatuan tidak lagi jangan lagi bicara siapa mengusung," kata Idrus kepada wartawan usai menghadiri peringatan ulang tahun ke-65 Surya Paloh di kantor Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Senin (18/7/2016).
Menurut Idrus, Golkar inginkan Ahok maju dari jalur politik. Ahok disebut tak lagi mempersoalkan akan maju dari jalur independen atau partai politik.
"Ya saya kira Pak Ahok tidak ada masalah semua, kepentingan Pak Ahok itu bagaimana kekuatan ini menyatu. Partai pendukung dan kekuatan Teman Ahok, bahkan elemen masyarakat lainnya yang mendukung harus kita masukkan," kata Idrus.

0 komentar