Latest Posts
Siapa yang tak kenal dengan The Rock yg bernama asli Dwayne Jhonson, cowo macho yang satu ini.
Tidak disangka, dengan badannya yang besar dan berotot itu , ternyata bertolak belakang dengan sifatnya yang ramah. Dwayne bahkan terbukti sebagai ayah yang super keren bagi anaknya.
Baru-baru ini,  Dwayne mengunggah foto bersama dengan buah hatinya, Jasmine. Agak berbeda dengan foto biasanya, dia terlihat sedang mengganti popok Jasmine.

Ya benar, kamu enggak salah lihat. Tugas yang biasanya dibebankan kepada ibu ini dilakoni Dwayne dengan semangat. Foto ini membuktikan bahwa dia memang pantas dapat gelar Super-Cool-Dad.
Dwayne sendiri tidak terlihat canggung dengan proses mengganti popok tersebut. Terlihat bahwa dirinya mengganti popok Jasmine saat sedang berada di pesawat.
Bisa ditebak, unggahan ini pun mendapatkan respon positif dari para penggemarnya. Tak ada yang menyangka, pria segarang dan sebesar Dwayne, ternyata bisa mengganti popok anaknya sendiri.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai, permintaan Capres Abadi Prabowo kepada aparat penegak hukum untuk tidak gegabah memproses kepala daerah yang menggunakan hak diskresi dalam menjalankan kebijakannya terutama terkait penggunaan APBD, tidak sesuai dengan aturan hukum.
“Jelas ini bukti sebuah tindakan melawan hukum dari Capres Abadi Prabowo Subianto terhadap konstitusi negara, di mana Negara Indonesia secara jelas adalah menjunjung tinggi hukum dan berdasarkan hukum,” tandas Arief melalui siaran pers yang diterima TeropongSenayan di Jakarta, Kamis (21/07/2016).
Menurutnya, tidak tepat Capres Abadi Prabowo Subianto meminta aparat penegak hukum yang bekerja berdasarkan konstitusi negara dan hukum yang berlaku untuk tidak memperkarakan sebuah kebijakan yang salah. Termasuk kebijakan administrasi dan keputusan pengunaan anggaran daerah yang berdampak pada kerugian negara .
“Sungguh jelas Capres Abadi Prabowo Subianto tidak paham tentang tata negara dan UUD 1945 terkait penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia. Sebab jika memang kebijakan kepala daerah ada yang berdampak dan berpotensi merugikan negara maka sudah selayaknya diperkarakan oleh penegak hukum atas nama negara, dan apalagi sampai uang negara mengalir kepihak yang menikmati kebijakan kepala daerah tersebut,” tegas dia.
“Kalau memang Kepala daerah ataupun pemerintah Pusat merasa membuat kebijakan administrasi yang berhubungan dengan anggaran dan kebijakan dimasyarakat merasa tidak nyolong uang negara dan merugikan masyarakat, lalu diperkarakan oleh aparat penegak hukum, hukum di Indonesia memperbolehkan untuk melakukan perlawanan hukum terhadap tindakan aparat penegak hukum yang melakukan kriminalisasi misalnya dengan melakukan upaya praperadilan,” ujarnya.
“Dan jika merasa tidak mencari uang negara jangan coba coba menyuap aparat hukum agar tidak diperkarakan.”
Begitu juga Capres Abadi Prabowo Subianto harus bisa menekankan pada Kapolri dan Jaksa Agung agar bisa memecat atau menghukum oknum Jaksa dan Polisi nakal yang mengkriminalisasi kebijakan kepala daerah yang salah dan tidak punya unsur merugikan negara atau kesengajaan .
“Nah jelas sudah Capres Abadi Prabowo Subianto meminta Kejaksaan dan Kepolisian untuk tidak memperkarakan kebijakan Kepala daerah sama saja akan menyuburkan korupsi dimana-mana,” tandas dia.
Untuk itu, ia mengimbau para Jaksa dan Polisi, terutama polisi walaupun Kapolri dipilih dan diangkat oleh Presiden sebaiknya jangan hiraukan pernyataan Presiden yang sudah kalap karena kegagalan dalam serapan anggaran di daerah. Sebab Kapolri dipilih juga atas persetujuan DPR RI, sehingga Polisi harus netral secara proposional.
“Terkait pernyataan Capres Abadi Prabowo Subianto yang memerintahkan Jaksa Agung dan Kapolri untuk tidak memperkarakan kebijakan kepala daerah sebuah pembodohan yang dilakukan oleh Capres Abadi Prabowo Subianto terhadap masyarakat . Sebab siapa yang bisa tahu kalau kepala daerah secara sengaja atau tidak sengaja membuat kebijakan administrasi yang salah,” ujarnya.
“Terkait pernyataan Capres Abadi Prabowo Subianto diharapkan KPK dan BPK lebih optimal lagi bekerja untuk menangkap para koruptor berkedok kebijakan administrasi kepala daerah yang tidak sengaja salah dan tidak sengaja nyolong.
 
Artis peran dan pembawa program jessica iskandar merayakan ulang tahun anaknya yang ke-2 tahun di paris, perancis, pada 21 juli 2016 lalu.

"waktu itu (merayakan ulang tahun anak) di paris," ujarnya di studio antv epicentrum, jakarta selatan, senin (25/7/2016) sore.

kunjungan jessica ke negara menara eiffel itu sebenarnya untuk berlibur. namun, putranya kebetulan berulang tahun di tengah plesiran itu.

jessica mengatakan, meski di luar negeri, tak ada perayaan besar-besaran untuk anaknya.

"ngerayainnya sih biharapan aja. jessica sewa vila, ya sudah ngerayain di vila saja pakai kudapan manis kecil. jessica beli pagi-pagi, di depan vila banyak coffee shop gitu. ya sudah tiup aja lilinnya sama keluarga (abang jessica)," katanya.

kendati begitu, pemain film dealova ini tak lupa mempersiapkan hadiah istimewa untuk sang putra.

"dari budapest jessica beli mainan. dia seneng pesawat, kereta, bus, stasiun, airport, sama kota kecil gitu kayak dipharapanng-pharapanng gitu mainannya. dia seneng banget," ucap jessica.

"terus kasih kartu ucapan juga. setiap momen tertentu saya tulis surat, kayak pas dia lahir, pas natal, pas setahun. ya pokoknya jessica tulis surat-surat buat dia, suatu ketika dia akan baca," tambahnya.

POSMETRO INFO - Permainan Pokemon Go melalui telepon pintar (smartphone) sedang digandrungi masyarakat dunia, termasuk sebagian masyarakat Tanah Air. 

Kemunculan game yang diproduksi Nintendo dan Niantic ini cukup menghebohkan karena menyebabkan sejumlah peristiwa yang bahkan melukai penggunanya.

Menyikapi fenomena Pokemon Go, sampai-sampai pimpinan DPR akan menggelar rapat khusus membahas permainan tersebut.  

"Saya mau rapatkan di pimpinan supaya dilarang. Itu mengganggu produktivitas. Kalau ganggu produktivitas, larang saja itu," ungkap Ketua DPR Ade Komarudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Ade mengakui belum mengetahui apakah ada anggotanya  bermain permainan tersebut di Gedung DPR. "Saya sampai hari ini belum tahu ada (anggota) yang iseng main juga atau tidak. Ya kalau saya rasa itu kegiatan iseng yang tidak berguna," kata politikus Golkar itu.

Tidak hanya di DPR, sebelumnya Polda Metro Jaya juga melarang  areanya  Mapolda dijadikan  sebagai tempat berburu Pokemon untuk para gamers Pokemon Go. 

Anggota kepolisian di Polda Metro Jaya pun diminta untuk tidak bermain game tersebut.  "Tak boleh, Markas PMJ (Polda Metro Jaya) dijadikan tempat berburu Pokemon. Kan kita tak boleh sembarang. Ini kan bukan area publik," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, Selasa 19 Juli 2016. (sn)

POSMETRO INFO - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengganggap permainan berbasis aplikasi daring telepon selular, "Pokemon Go", mengganggu kenyamanan orang lain.

"Pokemon ini saya baru tahu, awal-awal lucu saja. Tetapi lama-lama saya pikir ini (permainan) tidak benar karena ada (pemainnya) sampai menubruk-nubruk orang lain untuk mencari Pokemon," ujarnya dalam acara silaturahim dengan wartawan media massa di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (18/07/2016).

Pokemon Go yang dimainkan dengan menggunakan telepon selular secara "real time" atau langsung, membuat para pemain berlomba-lomba mencari sosok animasi Pokemon di segala penjuru tempat menggunakan kamera telepon selular, namun latar layar tetap gambar nyata keadaan sekitar.

Menurut wacana yang berkembang, saat bermain, secara tidak sadar pengguna yang berburu Pokemon di lokasi vital suatu negara dapat dimanfaatkan oleh intelijen asing untuk mengumpulkan informasi berupa lokasi melalui gambar/video yang menjadi latar di dalam permainan.

Menanggapi wacana tersebut, Menhan menjelaskan bahwa penyelidikan intelijen bisa masuk lewat berbagai media, tidak terkecuali lewat permainan yang membuat banyak orang "kegandrungan" ini.

"Masalah intelijen di semua lini bisa masuk, lewat (permainan) Pokemon ini bisa saja. Makanya kita harus berhati-hati," kata dia.

Sementara itu, analis intelijen dari Universitas Indonesia Ridlwan Habib menilai permainan Pokemon Go tidak berbahaya dari sisi keamanan negara.

"Teknologi 'augmented reality' yang digunakan Pokemon Go bukan ancaman. Teknologi ini hanya menggabungkan pemetaan GPS dengan animasi yang disimulasikan. Basis petanya justru sudah ada sebelumnya, mereka menggunakan 'google map' lalu meramunya dengan apik di simulasi," kata Ridlwan.

Dengan demikian, wacana Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengawasi fenomena Pokemon Go ini, tidak perlu dilakukan.

"Sayang kalau energi staf BIN yang digaji dengan APBN harus mengurusi Pokemon Go," ujar Ridlwan. (dtk)

POSMETRO INFO - Keseruan permainan Pokemon Go membuat sejumlah pengguna langsung mengunduh permainan milik Niantica dan Nintendo ini. Tapi, jangan salah, kini ada lagi orang yang mencoba membuat game yang mengikuti Pokemon Go.

Nama game tersebut adalah Yu-gi-oh. Dari namanya tentu sudah bisa ditebak dari mana game ini berasal. Yap, Jepang adalah negara pembuat game tersebut. Game ini pertama kali diperkenalkan di akun sosial media Youtube. Seorang dengan akun YouTube GeneralKidd mengunggah video yang menunjukkan cara mereka membuat permainan asal Jepang itu.

Orang-orang di balik akun ini menggunakan Microsoft HoloLens. Dalam situs resmi Microsoft, Microsoft HoloLens adalah perangkat virtual reality yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi tersebut. Bedanya, HoloLens diperuntukkan untuk komputer hologram dan ditampilkan dalam kualitas tinggi. Microsoft HoloLens saat ini banyak digunakan dalam dunia desain. Namun, GeneralKidd melihatnya dalam hal yang berbeda, yakni untuk bermain kartu Yu-Gi-Oh.

Dalam video yang diunggah sejak bulan Juni tersebut, terlihat dalam HoloLens telah dimuat data tentang kartu-kartu Yu-Gi-Oh tersebut. Hologram kartu tersebut juga bisa digerakkan dengan sensor tangan. Tidak berhenti di situ, pemainnya akan mampu summon langsung monster dari kartu-kartu tersebut.

Kira-kira mana ya yang lebih menarik, Pokemon Go atau Yu Gi Oh? (rn)
Jakarta - Popcon Asia tak hanya menampilkan kreator-kreator berbakat di bidang komik, animasi, film, maupun games saja. Tapi, kali ini penyelenggara Popcon Asia akan menambahkan ranah street art di kemeriahan tiga hari festival pop culture yang kelima.

Co-founder Popcon Asia, Grace Kusnadi, mengatakan street art merupakan seni yang makin digandrungi oleh anak muda. "Ini seni yang susah-susah gampang. Ketika kita jalan-jalan ke negara lain, banyak sudut kota yang diisi street art, dan memang karya-karya mereka banyak yang masuk ke merchandise dan disukai publik," katanya usai jumpa pers, kemarin.

Baca Juga: Dua Hari Digelar, Tiket Pentas Teater 'Bunga Penutup Abad' Ludes Terjual

Dari situ, Grace bersama timnya sama-sama menggodok seniman yang akan berpartisipasi di ranah street art. Street artist asal Korea Artime Joe akan unjuk gigi bersama dengan Dhado Wacky dari Indonesia. Dalam 'Graffiti Live Painting' yang digelar di halaman parkir JCC VIP, mereka akan menampilkan ciri khasnya sesuai dengan budaya masing-masing.

"Kami membebaskan apa yang akan mereka gambar. Dan event ini yang membuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya," tambah Grace.

Selain dua seniman Indonesia-Korea, Grace melanjutkan ada street artist Tanah Air lainnya yang akan berpartisipasi. Mereka dari Arcolabs, Serrum, Grafis dan Huru Hara. "Totalnya bisa ada sekitar 10 street artist tapi bisa juga lebih. Grafis Huru Hara akan menampilkan teknik sablon di area Popcon Asia," pungkasnya.

Popcon Asia 2016 akan hadir pada 12-14 Agustus di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.


(tia/tia)
JAKARTA, - Artis komedi Aming Supriatna Sugandhi (35) mengatakan bahwa kondisi kesehatan istrinya, Evelyn Nada Anjani, sedang kurang baik.
Meski demikian, Aming enggan berasumsi bahwa kurang baiknya kondisi kesehatan Evelyn itu karena pengaruh dari kehamilan.
"Kondisi dia sekarang sedang kurang baik. Kalau telat datang bulan belum, saya enggak mau sesumbar," kata Aming saat dijumpai di Gedung Trans, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2016).
Untuk saat ini Aming belum bisa memastikan kepada publik perihal kehamilan sang istri. Sebab, Aming tidak mau mendahului kehendak sang pencipta dengan mengumunkan kabar kehamilan wanita yang menikah dengannya di Bandung pada 4 Juni 2016.
Pemain film Get Married tersebut hanya meminta doa agar dia bisa segera diberi momongan.
"Jujur aja, enggak ada yang disembunyiin," ucapnya.
Jakarta - Sukses memerankan tokoh Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2, tidak lantas membuat Dian Sastrowardoyo berpuas diri. Wanita kelahiran 16 Maret 1982 ini, siap merilis film biopik terbarunya berjudul Kartini.
Mendapat kesempatan memerankan tokoh perjuangan kaum wanita Indonesia itu, istri Maulana Indraguna Sutowo ini mengaku bangga.
"Saya sejujurnya ingin mengucap rasa syukur karena bisa dipercaya untuk memerankan tokoh Kartini. Saya merasa bangga bisa dipercaya memerankan tokoh pejuang wanita di Indonesia. Tentunya akan memalukan kalau saya tidak bisa memerankan sosok beliau dengan baik," kata Dian saat ditemui di acara press confrence peluncuran film Kartini di Jakarta, Kamis (14/7).
Sebelum memerankan tokoh Kartini, Dian mengaku harus melakukan sejumlah riset khusus untuk mengetahui lebih dalam tentang Kartini.
"Saya lakukan riset tentang beliau dan membaca banyak literatur. Saya juga melakukan meditasi setiap hari untuk bisa mendapatkan sosok beliau yang dikenal dengan sifat lemah lembutnya. Saya harus belajar semua itu," sambung artis berusia 34 tahun ini.
Film biopik Kartini sendiri diproduksi Legacy Pictures dan Screenplay Film, dan disutradarai Hanung Bramantyo.
Film yang rencana akan tayang pada April 2017 ini, juga dibintangi oleh Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Deddy Sutomo, Christine Hakim, Acha Septriasa, Ayushita Nugroho, Denny Sumargo, Djenar Maesa Ayu, Dwi Sasono dan Nova Eliza.
Chairul Fikri/FER
Seoul - Lima anggota band K-pop, Big Bang, termasuk dalam daftar Forbes'2016 Celebrity 100, yang berisikan peringkat kalangan artis dan selebritas dengan penghasilan tertinggi di dunia.
Raihan ini disebutkan sebagai yang pertama kalinya bagi Big Bang, dimana sebuah kelompok band K-Pop berhasil masuk dalam daftar selebritas dengan penghasilan tertinggi yang dirilis oleh majalah Forbes.
Menurut artikel yang dilansir Forbes baru-baru ini, grup band asal Korea Selatan (Korsel) itu, disebutkan menghasilkan pendapatan sebesar US$ 44 juta sebelum pajak, mulai dari Juni 2015 hingga Juni 2016.
Penghasilan Big Bang juga disebutkan lebih banyak sekitar US$ 10 juta, dibanding pendapatan yang dihasilkan oleh grup band asal Amerika Serikat, Maroon 5.
"Kami mampu menghasilkan pendapatan lebih banyak dari Maroon 5? Kami sendiri tidak mengetahuinya. Ibu saya yang bertanggung jawab atas penghasilan saya," kata salah seorang anggota Big Bang, Kwon Ji-yong (dikenal dengan nama panggung G-Dragon).
Meski demikian, hal ini bukan pertama kalinya Big Bang berhasil masuk dalam daftar peringkat selebriti global. Pada Maret lalu, survei pembaca majalah Time menempatkan grup band ini sebagai salah satu kelompok musik paling berpengaruh di dunia.
Uniknya, Big Bang memperoleh jumlah suara yang lebih banyak dibandingakan dengan bintang pop Amerika Serikat seperti Beyonce dan Taylor Swift.