Latest Posts
Namanya Sagar Dorji, berusia 4 tahun berasal India mengalami kondisi misterius pada matanya. Bola matanya bengkak sehingga terlihat menonjol keluar dan berdarah.

Darah pun menggumpal dan mengering di bola matanya sehingga membuat Sagar kini tak bisa melihat. Ibu Sagar, Kusum mengatakan, keanehan pada mata putranya itu terjadi sekitar 3 bulan lalu.

"Awalnya, mata Sagar bengkak dan tampak merah. Tapi kemudian, matanya mulai keluar dari soket dan berdarah," kata Kusum.

Para dokter pun bingung dengan apa yang terjadi pada bocah malang ini. Dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk melihat apa ada yang salah pada matanya. Namun, orangtua Sagar tak mampu membayar biaya tersebut sejumlah 156 dollar AS atau sekitar Rp 2 juta. Ayahnya, Pratim Dorji (35) bekerja sebagai buruh tani.

Kedua orangtua Sagar pun hampir putus asa. Mereka tak mampu membawa Sagar ke rumah sakit di kota besar, seperti Mumbai dan Delhi.

Kondisi Sagar juga tak kunjung membaik setelah dibawa ke rumah sakit. Kusum berharap ada orang-orang yang berbaik hati untuk menyelamatkan nyawa anaknya.

"Tolong saya menyelamatkan anak saya dengan memberikan kontribusi apa pun yang Anda bisa. Bagi Anda yang tidak bisa, setidaknya tolong berdoa untuknya," kata Kusum.

Salah satu aktivis sosial Biwasjit Barman turut membantu mengumpulkan dana. Ia pun berharap ada campur tangan pemerintah untuk membantu Sagar.

Karena keseringan menggunakan softlens secara berlebihan termasuk hingga tidur, seorang gadis yang berprofesi sebagai foto model di Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami kebutaan. Kebutaan itu pula yang membuatnya stres hingg mengalami gangguan jiwa.

Bahkan gadis bernama Viva Permata Donna (23) itu terpaksa dikurung di salah satu kamar kos di Jalan Mt Haryono, Balipapan.

 Informasi yang dihimpun, sejak 2013 ia mengalami kebutaan yang membuat jiwanya terguncang. Ibunya, Merlianti membenarkan kebutaan yang dialami putri tunggalnya ini karena dulu sering menggunakan softlens saat tidur.

Korban diketahui sering kelelahan dan membuatnya sering tertidur saat softlens belum dilepas. Hal itu membuat korban awalnya mengalami gejala gatal-gatal di bola mata. 


Sampai kemudian putrinya ini pada suatu malam, ketika mengendarai sepeda motor hilang kendali karena penglihatannya menjadi gelap. Keadaan yang terjadi secara tiba-tiba itu mengakibatkan gadis ini jatuh dan pulang harus diantar seorang satpam.

Sejak saat itulah, Dona, panggilan gadis ini, tidak bisa melihat lagi. Cobaan hidup yang dialaminya berlanjut karena jiwanya terguncang hingga mengakibatkan kegilaan.



Ini dia solusi Untuk Istri yang Suaminya Suka Selingkuh atau Sukai Jajan Sembarangan(Prostitusi) . Informasi unik ini harus anda sebarkan kepada semua wanita, terutama yang sudah menyandang predikat Ibu Rumah Tangga.

Terlebih lagi bila memiliki masalah dengan suami yg suka selingkuh atau jajan di sembarang tempat. Pastinya bikin hati miris sakit perih serta berjuta rasa tidak terbaygkan. Bagaimana tidak, suami yg anda sayangi jatuh kepelukan perempuan lain. hmmm

Nah pergi dari masalah tersebut, kini ibu-ibu jangan khawatir, ada gembok anti selingkuh, hehe ada-ada saja. ada apa dengan gembok ini serta mengapa dinamakan gembok anti selingkuh? serta bagaimana cara kerjanya?

Di himpun dari sumber yg samar-samar dot com, dikatakan bahwa bila seseorang istri yg memiliki suami yg kerap keluyuran keluar tanpa tahu serta jelas kemana arahnya harus harus mempunyai gembok anti selingkuh. Dengan demikian di tentukan suami tetap akan aman sampai pulang kerumah lagi. Ingat, dengan syarat sang istri memegang kunci gembok itu.

Cara Kerja 
Mengenai cara kerja nya 
Gembok tersebut di gunakan di Anunya sang Suami serta Sang Istri melindungi kuncinya. Tetapi hati2 jangan sampai sang Suami memiliki kunci serepnya, bila tidak kan jadinya percuma. 
Dengan demikian dapat di pastikan Barang sang Suami aman sampai pulang kembali ke rumah : D. Rumah tangga kembali aman tenteram serta damai sentosa. 
Bagaimana beberapa Ibu-Ibu? Sepakat dengan adanya Gembok Anti Selingkuh? Klu setuju berbagi yang banyak agar suami-suami hidung belang semakin berkurang serta pada tobat semua. Aamiin..! 
kwkwkwkwkwkw 
Semoga Bermanfaat serta Suaminya dapat Kembali ke pangkuan dengan Aman : D. Serta buat para suami yang seperti itu, ayo tobatlah.! Ingat.! Betapa hancurnya hati pasangan anda ketika mengetahui anda selingkuh.

Ketika seseorang memiliki tekat serta niat yg sungguh-sungguh agar dapatkan berat badan ideal atau memangkas lemak berlebih di tubuh, siapapun pasti akan bisa dapatkan berat badan ideal tersebut. Seperti halnya yg dilaksanakan oleh laki-laki berusia 29 tahun dari San Diego, California bernama Patrick Magno berikut ini.

Dikutip asal laman dailymail.co.uk, Patrick yg sebelumnya adalah laki-laki obesitas dengan berat badan lebih asal 100 kg akhirnya mampu memangkas berat badannya hingga 23 kg hanya dalam waktu 12 minggu atau tiga bulan. kira-kira, apa yg dilaksanakan oleh patrick sehingga ia bisa menurunkan berat badannya begitu banyak?

Jadi begini, Patrick yg kini bekerja sebagai pelatih kebugaran sekaligus binaragawan di california tersebut mengaku bahwa sebelumnya ia memiliki berat badan berlebih alias obesitas. karena mengalami obesitas, seorang dokter mengatakan bahwa ia sangat berisiko menderita diabetes seperti apa yg diderita oleh sang ayah. bahkan, dokter mengatakan bahwa risiko diabetes tersebut lebih buruk asal diabetes yg dialami oleh ayah atau pun keluarganya yg lain.

Potret Patrick sebelum diet dan setelah diet | Photo: Copyright dailymail.co.uk
Mendengar pernyataan dokter ini pun, Patrick akhirnya merasa bahwa begitu pentingnya menjaga kesehatan dan menjaga berat badannya dalam situasi ideal. selain itu, selama ini patrick juga kerap merasa malu ketika ia harus bertemu dengan keluarga besar tunangannya dengan tubuh yg gemuk atau obesitas. patrick pun akhirnya bertekad agar memulai pola hidup sehat yg baru dan ia bertekad agar memangkas lemak berlebih yg ada di tubuhnya.

Setiap hari, dia selalu menjaga pola makan dan hidupnya agar menjadi semakin sehat. Dia juga tak lupa agar melaksanakan olahraga teratur serta latihan-latihan pembentukan otot demi dapatkan berat badan ideal dan bentuk tubuh mengesankan. Awalnya, menjalankan pola hidup sehat sangat berat bagi patrick. Tapi, saat dia ingat bahwa kesehatan sangat penting  , dia kembali mengumpulkan semangat dan meyakini apa yg dilaksanakannya adalah hal yg sangat tepat serta baik bikin kesehatannya.


Patrick mengatakan, "Awalnya ini sangat tidak mudah. Tapi, semakin aku tahu hasil yang aku dapat mengesankan, aku semakin semangat menjalankan pola hidup sehat ini. Aku tak pernah tahu apakah tubuhku kuat untuk bertahan dengan pola hidup yang baru ini. Ternyata, tubuhku kuat dan bahkan lebih kuat dari yang aku kira. Setiap memegang alat untuk melatih kebugaran otot, tubuhku selalu bisa menerimanya dengan baik." 


Patrick berhasil diet dalam waktu 12 minggu dan memiliki bentuk tubuh yang mengesankan | Photo: Copyright dailymail.co.ukPatrick berhasil diet dalam waktu 12 minggu dan memiliki bentuk tubuh yang mengesankan | Photo: Copyright dailymail.co.uk
Ketika Patrick melihat bentuk tubuhnya menjadi semakin baik atas pola hidup sehat yang ia lakukan, ia pun akhirnya semakin semangat untuk melakukan pola hidup sehat tersebut dan melakukan berbagai latihan yang mendukung terbentuknya bentuk tubuh yang mengesankan. Benar saja, dalam waktu kurang lebih 12 minggu atau tiga bulan, Patrick telah melihat hasil nyata dari kerja kerasnya untuk menurunkan berat badan, melakukan pola hidup sehat dan melakukan latihan kebugaran dengan rutin.

Kini, untuk menjaga berat badannya selalu ideal dan bentuk tubuhnya yang mengesankan, Patrick selalu menjaga pola hidupnya dengan baik. Ia mengurangi konsumsi berbagai makanan dan minuman yang mengandung lemak berlebih. Ia kini memperbanyak konsumsi sayur, buah, beras merah, tuna, ayam tanpa lemak atau kulit, susu, telur dan kacang-kacangan.

Kerja keras yang sangat bagus Patrick. Bagaimana nih dengan kamu? Kalau memang ingin memiliki berat badan ideal atau menurunkan berat badan, jangan lupa untuk kerja keras seperti apa yang dilakukan oleh Patrick ya. Pada dasarnya, untuk dapatkan berat badan ideal yang sehat serta mengesankan apalagi menurunkan berat badan berlebih, hal itu tidak bisa dilakukan secara instan. 

Otak anak selalu membutuhkan nutrisi yg cukup agar mendukung perkembangan otak mereka. Tidak dipungkiri bahwa makanan si kecil sangat penting dan memiliki peran besar mendukung perkembangan otak secara keseluruhan. Bahkan kinerja akademiknya akan sangat dipengaruhi dengan apa yg mereka makan.

Berikut ini adalah beberapa makanan penunjang perkembangan otak anak anda yang kami rangkung dari beberapa sumber valid.

1. Telur
Sebuah studi menunjukkan bahwa nutrisi dan kandungan protein banyak terkandung dalam telur. Hal ini dapat membantu fokus anak di saat belajar.

2. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan teman-temannya itu banyak mengandung folat dan antioksidan. Semuanya adalah makanan yg dapat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak.

3. Yoghurt
Bahkan yoghurt pun mengandung protein yg dapat membantu sel-sel otak berfungsi secara efisien berbagi dan mengakses informasi.

4. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung mineral, vitamin, asam lemak esensial, dan protein. sangat baik agar sistem saraf dan juga dapat meningkatkan suasana hati yg baik.

5. Ikan
Ikan ini merupakan makanan yg baik, akibat mengandung asam lemak omega 3 dan vitamin d. Ikan memiliki nutrisi yg dapat mencegah hilangnya memori dan membantu fungsi otak menjadi lebih baik.

6. Apel
Kini beralih ke buah. apel merupakan buah yg layak agar dikonsumsi agar anak. Apel memiliki kandungan senyawa tertentu yg dapat mencegah penurunan kognitif. Bukan hanya camilan, namun juga menyehatkan. menarik, bukan?

7. Oatmeal
Terakhir adalah oatmeal yang menyediakan protein dan kadar serta. Sangat baik untuk otak dan jantung anak. Banyak penelitian mengonfirmasi bahwa anak-anak yang makan oatmeal melakukan kelas pagi di sekolah dengan lebih baik.

Beberapa dari kita mungkin tidak sabar untuk segera mencoba baju yg baru dibeli. Padahal baju yg baru dibeli harus dicuci terlebih dulu sebelum dipakai. Alasannya bukan hanya bahan kimia yg menempel pada kain.

Dilansir Refinery29, Donald Belsito, seorang profesor dermatologi di Columbia University Medical Center, New York mengatakan kalau baju baru biasanya mengandung bahan kimia berbahaya yg dapat menyebabkan ruam dan gatal-gatal, misalnya pewarna azo-anilin atau resin formaldehida.

Apalagi jika baju yg dibeli merupakan barang impor. Setiap negara menerapkan kebijakan yg berbeda-beda mengenai penggunaan bahan kimia. Untuk berjaga-jaga, lebih baik jika bahan kimia yg tidak diketahui ini dicuci bersih terlebih dulu.

Tak cuma itu, bahaya terbesar dari baju baru yg tidak dicuci terlebih dulu justru berasal dari tokonya. menurut belsito, kamar ganti dan gudang penyimpanan merupakan tempat berkembang biaknya bakteri, kutu, dan jamur. "saya sudah melihat kasus kutu yg mungkin ditularkan dengan mencoba baju di dalam toko, dan ada penyakit menular tertentu yg dapat ditularkan melalui kenakanan," tuturnya.

Untuk meminimalkan risiko, belsito merekomendasikan pencucian dua kali. jadi jangan coba-coba langsung memakai baju yg baru dibeli dari toko, ya.

Menonton tv bisa membikin seseorang lupa waktu. jangan sampai menonton tv selama berjam-jam menjadi kebiasaan sehari-hari.

Berdasarkan penelitian terbaru di jepang, kebiasaan menonton tv selama 5 jam atau lebih per hari meningkatkan risiko kematian karena gumpalan darah di paru-paru. risiko meningkat 2,5 kali lipat dibanding mereka yg menonton tv kurang dari 2,5 jam per hari.

penggumpalan darah itu dikenal juga dengan emboli paru. ketika gumpalan darah menyumbat pembuluh darah yg lebih kecil, bisa menyebabkan gagal jantung.

penelitian ini melibatkan 86.000 orang dewasa yg tergabung dalam penelitian berkelanjutan collaborative cohort study jepang.

peneliti mendata berapa lama orang-orang tersebut menonton tv, indeks massa tubuh, riwayat kesehatan, cacatan aktivitas fisik, dan apakah mereka merokok.

sesudah diamati selama 19 tahun, sebanyak 59 orang meninggal karena emboli paru. data ini dipublikasikan dalam  jurnal circulation. para peneliti menemukan, kebiasaan menonton lebih dari 2,5 - 5 jam meningkatkan risiko emboli paru 70 persen dibanding yg menonton kurang dari 2,5 jam.

selain itu, setiap 2 jam yg dihabiskan untuk menonton televisi, meningkatkan risiko emboli paru sebesar 40 persen.

menurut peneliti, kebanyakan responden menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton banyak episode film tanpa henti.

dokter toru shirakawa, seorang peneliti kesehatan masyarakat dari osaka university graduate school of medicine mengatakan, sejumlah peserta penelitian yg menghabiskan waktu untuk duduk dan bermain smartphone maupun laptop selama berjam-jam juga perlu dikaji lebih lanjut.

dokter hiroyasu iso, seorang ahli kesehatan masyarakat dari universitas osaka menambahkan, untuk mengurangi risiko penggumpalan darah, laksanakanlah peregangan, berdiri atau berjalan-jalan sesudah satu jam menonton.

rileksasi juga otot-otot kaki selama lima menit. jangan lupa untuk minum air putih.


Yoga tak hanya berguna untuk kesehatan fisik, tetapi juga jiwa. banyak manusia yang menghilangkan stres dengan melakukan yoga. Pikiran menjadi terlebih positif dan sesemanusia hendak merasa terlebih bahagia.

Seperti tema yang diangkat oleh anjasmara prasetya pada yoga festival (yogfest) 2015 ini, yatersebut don’t worry be happy. menurut aktor yang juga guru yoga ini, sesemanusia tak perlu takut untuk berbahagia. kebahagiaan hendak sulit diraih jika terus diselimuti pikiran yang mengganggu.

“banyak manusia pengin bahagia tapi banyak takutnya. biarlah alam semesta yang mengatur. jangan kebanyhendak mikir untuk bisa bahagia,” kata anjas saat ditemui dalam acara yogfest 2015 di taman menteng, jakarta pusat, sabtu (25/4/2015).

untuk kedua kalinya, anjas mengisi kelas yoga di yogfest yang digelar oleh komunitas yoga gembira. di kelas ini, anjas tak memakshendak peserta untuk mengikuti setiap gerhendak  yoga. pria yang terkenal lewat sinetron si cecep ini juga meminta para peserta untuk beryoga dengan hati gembira.

“kalau enggak bisa lakukan pose secara maksimal, enggak apa-apa. ini yoga kok, bukan ujian nasional. mengalir saja semuanya,” kata anjas yang telah memiliki lisensi seumpama instruktur yoga ini.

pria yang mengenal yoga sejak 2004 ini mengathendak, yoga yang diajarkannya ialah yoga ala-ala. kelas ini pun selalu penuh tawa.

“boleh foto-foto. di kelas aku bebas ngapain saja. asal jangan tidur,” kata anjas diikuti tawa peserta yang kebanyhendak para wanita ini.

kelas yoga bersama anjas pun dimulai dengan posisi sukhasana (duduk bersila). selama hampir dua jam, anjas mengajarkan yoga dengan santai, tetapi dengan gerhendak yang cukup membuat peluh bercucuran. anjas mengimbau para peserta untuk mencintai diri sendiri dan menyayangi tubuh yang selama ini digunhendak untuk beraktivitas.

“dengkul kita selama ini selalu tegang. ini saatnya diregangkan. kita sekali-kali harus memanjhendak tubuh, seumpama bukti rasa sayang kita,” kata anjas yang juga datang ditemani sang istri, dian nitami.
Riset Buktikan Konsumsi Alkohol Memicu Kanker pada 7 Bagian Tubuh Manusia
Jakarta, Kabar buruk bagi penggemar minuman keras, 7 jenis kanker pada tubuh manusia terbukti berhubungan dengan konsumsi alkohol. Kanker payudara termasuk di antaranya.

Fakta ini terungkap dalam sebuah penelitian di New Zealand yang dipublikasikan baru-baru ini di jurnal Addiction. Ketujuh jenis kanker tersebut adalah kanker mulut dan kerongkongan, kanker laring, kanker esofagus, kanker hati, kanker usus besar, kanker lambung, dan kanker payudara.

"Ada bukti kuat bahwa alkohol menyebabkan kanker pda 7 bagian tubuh dan kemungkinan lainnya," tulis Dr Jennie Connor dalam kesimpulannya, dikutip dari NYdailynews, Minggu (24/7/2016).

Dalam laporan itu pula, Dr Connor menyebut alkohol bertanggung jawab pada sekitar 500 ribu kematian akibat kanker pada 2012. Angka tersebut diperkirakan mewakili 5,8 persen kematian akibat kanker di seluruh dunia.


Terkait dengan kanker payudara, sebuah penelitian di jurnal Plos One menyebut alkohol bisa meningkatkan respons hormon esterogen terhadap pertumbuhan sel-sel kanker. Konsumsi alkohol disebut juga bertanggung jawab atas berkurangnya efek dari obat-obatan kemoterapi.

Sedangkan terkait dengan kanker hati, konsumsi alkohol berlebihan berhubungan dengan perlemakan hati. Dalam jangka panjang, kondisi ini meningkatkan risiko sirosis atau pengerasan hati yang kadang-kadang berkembang menjadi kanker.
Kisah Adnan, Jatuh Bangun Perjuangkan Keinginan Lepas dari Jerat Narkoba
Bogor, Sesosok pria berjanggut nampak santai duduk di pelataran klinik Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) Puskesmas Kedung Badak. Tawa dan senyum nampak menghiasi garis wajahnya yang cerah.

Namun di balik tawa dan senyum tersebut, ada kisah pahit yang tertinggal. Adnan, begitu ia biasa disapa, merupakan klien di klinik PTRM Puskesmas Kedung Badak. Dengan kata lain, ia adalah mantan korban napza yang telah menjalani proses terapi substitusi oral menggunakan metadon.

"Pakai putaw sejak tahun 1995. Jatuh bangun sudah clean, kambuh lagi, clean kambuh lagi sampai akhirnya tahun ini sudah bersih total. Alhamdulillah sudah tiga bulanan clean," urai Adnan mengawali perbincangan dengan detikHealth di Puskesmas Kedung Badak, Jl KH Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat.

Ya, Adnan merupakan salah satu dari 5 orang klien PTRM Puskesmas Kedung Badak yang sudah dinyatakan pulih dan bebas dan kecanduan napza. Meski begitu, perjuangan untuk bisa lepas dari jerat narkoba membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.

Kepada detikHealth, Adnan mengaku awalnya hanya iseng. Pergaulan di lingkungan membuatnya kenal dengan putaw. Dari awalnya yang iseng mencoba, dalam waktu 2 tahun Adnan sudah mencapai level kecanduan.

"Iseng, karena ingin dibilang gaul kan. Tapi lama-lama dari yang seminggu sekali jadi tiga hari sekali jadi akhirnya setiap hari. Tahun 1997 karena udah jadi kebutuhan, akhirnya gue mulai nyuntik," ungkapnya.

Teguran pertama kali datang di tahun 1999. Adnan yang saat itu sedang menggunakan putaw bersama teman-temannya tertangkap oleh polisi. Ia divonis 6 bulan dipenjara. Setelah lepas, ia memutuskan untuk berhenti.

Sempat bersih selama 3 tahun, pergaulan dengan teman-teman lama membuatnya kembali lagi ke lingkungan pengguna narkoba. Adnan yang saat itu sudah mulai bekerja mengaku merasa lebih percaya diri dengan menggunakan putaw.

"Pakai kurang lebih 3 tahun, akhirnya keluarga tahu kan. Tahun 2004 sempat berobat jalan di RSKO Cibubur, cuma namanya junkie, akhirnya balik kena lagi. Saat itu keluarga udah hilang kepercayaan dan akhirnya gue memutuskan untuk pindah," tambahnya.

Adnan menyadari bahwa satu-satunya cara untuk bisa lepas dari jerat narkoba adalah mengganti pergaulan. Ia pun pindah dari Bogor ke Bandung dan mulai mencari pekerjaan. Ia juga memutuskan untuk menikah dan mulai membangun kembali hidupnya.

Nahas, pindah ke tempat baru ternyata tidak membuatnya lebih baik. Lepas dari putaw, ia malah berkenalan dengan sabu-sabu. Hal ini membuatnya kembali menjadi pecandu. Kehidupan rumah tangga dan pekerjaan yang sudah susah payah dibangun pun hancur berantakan.

Gagalnya pernikahan dan sederet masalah kehidupan lainnya membuat Adnan menjadi menutup diri. Ia akhirnya pulang kembali ke Bogor dan tinggal bersama salah seorang sepupunya yang bernama Iman.

Kebetulan Iman merupakan pecandu yang sedang menjalani terapi substitusi oral metadon. Pergaulan dengan Iman membuatnya mengenal para klien PTRM Puskesmas Kedung Badak lainnya, dan membuka pintu untuk berobat.

Tahun 2008, Adnan menjalani terapi substitusi metadon. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Adnan merasa lebih baik. Kualitas hidup meningkat diiringi kemampuan bersosialisasi yang lebih baik membuatnya kembali bisa mendapat pekerjaan.

"Gue lihat anak-anak yang metadon ini kerjaannya settle, fungsi sosialnya bagus. Tetap bisa kerja dan berkeluarga. Setelah ikut, gue memang merasa lebih baik. Dulu yang kerja cuma cari duit Rp.100 ribu per hari buat pakaw (menggunakan narkoba -red) sekarang cuma Rp. 7.000 sudah bisa merasakan sensasi yang sama," urainya.

Memang perjalanan terapi Adnan tidak mulus. Ia sempat berhenti pada tahun 2012 karena merasa jenuh. Tapi karena lingkungan PTRM Puskesmas Kedung Badak yang mendukung, ditambah sosok koordinator pelayanan PTRM Ibu Nunung yang mengedepankan kekeluargaan, Adnan kembali menjalani terapi.

Hasilnya sudah mulai terlihat sejak tahun 2015. Dosis terapi metadon Adnan perlahan menurun, hingga akhirnya ia memutuskan untuk berhenti sama sekali pada bulan Februari 2016 dan berlanjut hingga sekarang. Meski sudah dinyatakan bersih, Adnan masih tetap menyempatkan diri untuk datang ke klinik.

"Karena gue ngerasain sendiri, tiap orang buruh orang lain untuk memberi dukungan buat mereka ke arah yang lebih baik. Gue datang karena butuh support dari mereka untuk tetap clean. Di sisi lain mereka juga gue support untuk bisa clean atau minimal bisa tetap menjalani terapi dan nggak drop-out," tutupnya.

(mrs/vit)



Yuk Kenali, Ini Tanda Seseorang Terkena Katarak Jakarta, Katarak bisa mengakibatkan seseorang kehilangan penglihatannya. Untuk itu penting mengetahui apa saja tanda seseorang terkena katarak. Apa saja tandanya?

"Tanda-tandanya yaitu penglihatan menjadi buram karena perubahan pupil. Selain itu, mata menjadi silau saat melihat lampu," ungkap dr Nashrul Ihsan, SpM, Ketua Pelaksana '910 Operasi Katarak Gratis' saat ditemui di RS Mata JEC, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (23/07/2016).

Tidak hanya itu, menurut dr Nashrul mata juga menjadi lebih terang saat malam daripada siang hari. Noda putih di tengah bola mata juga menjadi salah satu tanda seseorang mungkin terkena katarak.



Jika sudah pasti terkena katarak, dr Nashrul menyarankan untuk segera melakukan operasi. Hal tersebut untuk mencegah kekeruhan pada lensa menjadi lebih luas sehingga menyebabkan kehilangan penglihatan.

"Jangan tunggu sampai keruh (lensanya) baru operasi karena akan lebih susah operasinya," lanjut dr Nashrul.

Lalu apakah katarak bisa muncul kembali? dr Nashrul mengungkapkan umumnya katarak hanya terjadi sekali seumur hidup.

"Paling yang akan terjadi yaitu kekeruhan pada kantung atau posterior capsular opacity (PCO). Kalau itu yang terjadi, tidak perlu operasi cukup dengan melakukan laser," terang dr Nashrul.(vit/vit)
Ini Dia Sosok di Balik Suksesnya Terapi Pecandu Narkoba Puskesmas Kedung Badak

Jakarta, Kesuksesan program terapi rumatan metadon (PTRM) di Puskesmas Kedung Badak tak bisa dilepaskan dari sosok wanita paruh baya ini. Ibu Nunung, begitu ia biasa disapa, merupakan sosok ibu yang mengayomi seluruh pasien rumatan metadon.

Siti Nur Faizah, SKM, atau yang akrab disapa Ibu Nunung, merupakan Koordinator Pelayanan PTRM di Puskesmas Kedung Badak. Saat detikHealth bersama rombongan wartawan dan pengurus Persaudaraan Korban NAPZA Indonesia menyambangi kliniknya, Ibu Nunung nampak sedang mengobrol santai dengan para pasien atau klien klinik metadon.

"Kalau saya prinsipnya kekeluargaan saja. Saya sebagai ibu mereka di sini. Ya tempat curhat, tempat dimarah-marahin juga kadang-kadang. Yang penting klien tetap nyaman dan mau datang setiap hari," tutur Ibu Nunung, kepada rombongan wartawan, di Klinik Rumatan Metadon, Puskesmas Kedung Badak, Jl KH Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat.

Klien merupakan istilah yang digunakan untuk para pasien klinik rumatan metadon. Dengan kata lain, klien merupakan para pecandu narkotika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) yang sedang menjalani terapi substitusi oral menggunakan metadon.



Terapi substitusi oral merupakan pilihan bagi para pecandu NAPZA jenis opiod seperti putaw dan heroin. Ibu Nunung menjelaskan bahwa para klien menjalani terapi substitusi zat, dari heroin dan putaw menjadi metadon, dan perlahan-lahan dosis zatnya dikurangi.

Satu dosis metadon dihargai Rp. 7.000. Rp 6.000 merupakan bayaran yang diambil Puskesmas sesuai peraturan yang berlaku, sementara Rp. 1.000 merupakan sumbangan kolektif dari klien yang nantinya digunakan untuk membiayai acara komunitas dan santunan jika ada klien yang sakit atau meninggal.

Pemberian dosis pun disesuaikan dengan kebutuhan klien. Metadon diberikan dalam gelas plastik kecil yang dicampur dengan sirup untuk mengurangi rasa pahit yang dirasakan.

"Takarannya tergantung kebutuhan dan kebiasaan klien sebelumnya. Bisa saja awalnya tinggi, di atas 200 ml, tapi jika kliennya ada niat mau pulih, ingin lebih baik, dalam satu tahun bisa berkurang sampai 10 ml, bahkan ada sudah clean," ungkapnya lagi.

Suksesnya PTRM di Puskesmas Kedung Badak terbukti dari rendahnya angka klien yang drop-out atau menghentikan terapi. Dari 65 klien yang terdaftar, 56 masih aktif menjalani terapi dan 5 orang sudah dipastikan pulih dari ketergantungan narkotika.

"Sisanya drop-out dan meninggal. Yang sudah clean bersih sudah tidak pakai narkoba lagi dan tidak menggunakan substitusi oral ada 5 orang. Tapi mereka masih datang untuk memberikan dukungan dan partisipasi jika ada kegiatan komunitas," tandasnya lagi.

Tegas Tapi Tidak Galak

Ibu Nunung pertama kali berinteraksi dengan pelayanan rehabilitasi korban NAPZA pada tahun 2006. Saat itu, ia mendapat kesempatan untuk menjalani pelatihan tentang harm reduction.

Pelatihan tersebut bersambung ke pelatihan pelayanan lainnya seperti infeksi menular seksual, penggunaan jarum suntik steril hingga terakhir terapi substitusi oral metadon. Pada tahun 2008, Ibu Nunung mendapat kepercayaan untuk menjadi koordinator pelayanan PTRM pertama di kota Bogor, yakni di Puskesmas Bogor Timur.

"Pada awalnya ya memang sulit. Saya berusaha untuk tetap memantau kondisi klien yang datang, supaya jangan sampai DO, atau datang hanya untuk dapat obat gratis tanpa niat mau pulih. Saya bahkan sempat beliin klien handphone supaya gampang kontak, eh nggak berapa lama dijual untuk beli putaw lagi," urainya.

Kurang lebih dua tahun mengalami jungkir-balik menangani junkie, Ibu Nunung akhirnya menemukan metode yang tepat. Menggunakan pendekatan empati, ia berusaha membuat para klien nyaman sehingga bisa mendapatkan kepercayaan mereka.



Prinsip yang ditegakkannya adalah tegas tapi tidak galak. Dikatakannya, pernah ada kejadian di mana ada klien yang datang untuk berobat tapi tidak mau membayar. Bukannya marah dan menghardik klien, Ibu Nunung malah meminta klien tersebut untuk datang keesokan harinya.

"Saya telepon saya tegaskan, kamu besok harus balik lagi ke sini. Bukan marah, tapi saya ingin tahu apa penyebab dia berbuat seperti itu. Akhirnya ketahuan, ternyata dia merasa dosisnya kurang, nggak nendang, jadi buru-buru mau nyari barang lagi dari luar. Kalau begitu kan ketahuan jadi masalahnya. Solusinya ya saya naikkan dosis obatnya," tandas wanita berkacamata ini.

Ibu Nunung berharap agar ke depannya layanan PTRM bisa hadir di seluruh puskesmas di Indonesia. Ia juga berharap agar orang tua bisa memberi perhatian lebih kepada anaknya agar tidak terjerumus ke dalam lingkungan pergaulan yang salah.

"Mereka itu kan pada awalnya anak-anak yang kurang perhatian, makanya lari ke pergaulan seperti itu. Oleh karena itu pencegahan terbaik adalah di rumah, dengan memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak," tutupnya.(mrs/vit)
Menangis Lepas Bisa Menurunkan Berat Badan, Masa Sih?
Jakarta, Seorang pakar menyebut tangisan lepas bisa membantu menurunkan berat badan. Sains bisa menjelaskan klaim tersebut, namun keraguan tentangnya juga bermunculan.

Klaim bahwa menangis bisa menurunkan berat badan antara lain muncul dari pernyataan dr Pete Sulack, yang menyebut tangisan yang sehat bisa meredakan stres. Perubahan hormon yang terjadi berhubungan juga dengan metabolisme lemak di dalam tubuh.

Sebuah penelitian di St Paul Ramsey Medical Center mengungkap bahwa air mata mengandung sejumlah hormon stres seperti prolactin, adrenocorticotropic, dan leucine enkephalin. "Semua itu diproduksi oleh tubuh manusia saat berada dalam kondisi stres," kata dr Pete, dikutip dari PopSugar, Minggu (24/7/2016).

Berkurangnya hormon stres, menurut dr Pete membuat sistem metabolisme berubah. Saat tubuh merasa lebih rileks, penumpukan lemak berkurang sehingga lebih mudah untuk menurunkan berat badan.



Namun dalam praktiknya, efek menangis terhadap metabolisme dinilai tidak seberapa besar. Pakar kesehatan dari Yerevan State Medical University, dr Robert Petros dalam artikelnya di Livestrong menyebut secara fisik mengangis hanya membakar sedikit sekali kalori.

Bahkan ia mengingatkan, kadang-kadang menangis juga merupakan gejala depresi. Penurunan berat badan saat seseorang menangis karena depresi bisa saja terjadi bukan disebabkan oleh perubahan laju metabolisme, melainkan oleh hilangnya nafsu makan.

POSMETRO INFO - Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek mengatakan, Kementerian Kesehatan mengajukan anggaran dengan nilai yang bertambah dibanding tahun 2016 kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

Nila mengaku tidak hapal jumlah rinci yang diajukan. Namun, pengajuan dilakukan karena Kemenkes hendak melakukan pengadaan vaksin dengan jumlah yang lebih banyak untuk disebarkan pada tahun depan.

“Kita merancang (anggaran) dari Kemenkes, didengar oleh DPR, nanti mereka memberi masukan dan mendapat rencana kita, baru (pengadaan vaksin dengan jumlah lebih banyak), nanti kita anggarkan,” ujar Nila di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 18 Juli 2016.

Nila baru saja melaksanakan rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR. Nila mengatakan, penambahan sama sekali tidak dilakukan karena terjadinya kelangkaan jumlah vaksin. Menurutnya, dengan menggunakan APBN 2016, saat ini, jumlah vaksin di Indonesia sendiri bahkan tercatat ada dalam jumlah berlebih.

“Kalau saya tidak salah, masih ada 120 juta vaksin,” ujar Nila.

Nila mengatakan penambahan semata-mata karena vaksinasi terhadap anak adalah program tahunan pemerintah. Pada tahun 2017, pemerintah akan melakukan pengadaan vaksin dari PT. Bio Farma yang kemudian didistribusikan ke seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah di Indonesia.

“Tidak ada kelangkaan vaksin. Saya tegaskan, pemerintah mempunyai program namanya imunisasi untuk masyarakat. Wajib, imunisasi itu,” ujar Nila.

Berdasarkan kesimpulan rapat tertulis, jumlah yang diajukan Kemenkes adalah Rp60.934.010.000.000 (Rp60,9 triliun).

Komisi IX memahami nilai nominal yang besar sesuai rencana kerja Kemenkes. Namun, Komisi IX meminta agar Kemenkes berjuang supaya alokasi anggaran tahun 2017 paling sedikit sama dengan anggaran perubahan tahun 2016. (rp)