Latest Posts
Suatu objek misterius tertangkap kamera dalam program globe virtual milik Google Earth yang melakukan pemotretan permukaan bumi dari luar angkasa dari satelit.

Objek misterius yang berada di lautan dekat pulau Deception Island, Antartika ini tampak seperti obyek besar berwarna cokelat, dikelilingi ombak berwarna kehijauan.

Lantaran bentuknya yang lumayan menarik tersebut, hanya tinggal tunggu waktu saja sebelum sang obyek dikira makhluk aneh dari dalam samudera. Memang itulah yang kemudian tejadi.

Dirangkum KompasTekno dari Cnet, Senin (27/6/2016), awal bulan ini foto sang benda misterius sempat ramai dikira sebagai aneka macam makhluk, mulai dari yang mistis seperti Kraken ataupun yang nyata (tapi sudah punah) seperti dinosaurus berleher panjang, Plesiosaurus.

Tapi benarkah benda tersebut merupakan makhluk makhluk misterius yang tertangkap kamera? Sayang, ternyata bukan.

 Ahli biologi laut dalam Andrew David Thaler mengatakan sang obyek aneh sebenarnya adalah sejenis batu karang di lepas pantai yang biasa disebut sebagai “sail rock”.

“Kalau saja orang-orang membuka peta laut, mereka akan tersadar bahwa ini adalah sebongkah sail rock,” tulis Thaler dalam sebuah blog ilmiah.

“Di laut, bentuknya terlihat mirip dengan kapal layar," tulis Thaler.

Aneka benda aneh dalam foto, baik yang diambil di bumi maupun planet lain seperti Mars, memang sering dikira sebagai penampakan sensasional dari sesuatu, entah monster, alien, atau lainnya.

Tapi sejauh ini belum ada yang kebenarannya tak diragukan.

Bulan ini (NASA) atau Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat berhasil mendapat sekitar 1.000 foto baru dari Mars. Foto-foto ini mengungkap wajah gurun, kawah, dan kutub Mars. Foto menyajikan gambaran wilayah yang suatu saat bisa menjadi tempat pendaratan manusia serta wilayah yang sangat berharga untuk dipelajari komposisinya. Salah satu foto menarik adalah Libya Montes. Wilayah berupa dataran tinggi dengan beberapa kawah itu. Basin di wilayah itu mengandung batuan-batuan tertua di planet merah.

 Foto-foto tersebut merupakan jepretan wahana antariksa Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) yang diluncurkan sejak 11 tahun lalu.

Tak setiap saat NASA bisa menerima ribuan foto sekaligus. Data dalam jumlah besar kali ini bisa diterima berkat oposisi Mars dan Mars equinox.

Oposisi Mars, di mana Bumi berada di antara Mars dan Matahari, terjadi 26 bulan sekali. Posisi itu memungkinkan wahana MRO mengirim ribuan gambar yang diterimanya.

Oposisi kali ini menguntungkan karena bertepatan dengan equinox Mars, saat permukaan Mars dari kutub utara ke selatan benar-benar disinari Matahari.

Selain Libya Montes, kamera HiRiSE yang terpasang pada wahana MRO juga memotret fitur misterius yang unik di Arsia Sulci, area sebelah barat gunung Arsia. Ilmuwan belum mengetahui pembentukan fitur itu.

Ada pula Atlantis Chaos, wilayah di belahan selatan Mars. Dataran di sana sungguh "kacau" seperti namanya, pegunungan, retakan, dan dataran terletak di wilayah yang sama.

Secara total, MRO telah mengambil hampir 45.000 foto Mars. Foto-foto tersebut bisa dilihat lebih lengkap di tautan ini.


Madinah - Sampai Hari ini ,Sabtu (13/8/2016) sudah dua orang jemaah asal Indonesia yang meninggal dunia di Madinah. Yang pertama adalah jemaah asal Ponorogo, Jawa Timur, dan yang kedua bernama Sri Nurhayati dari Aceh Tenggara, Aceh.

Dolter Tjetjep Ali Akbar, Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Madinah menerangkan, Nurhayati wafat karena sakit nyeri perut akut atau kolik. Sempat dirawat di fasilitas Klinik Kesehatan Haji Indonesia, namun akhirnya dirujuk ke rumah sakit Saudi.

"Dia sakit kolik atau nyeri perut akut," kata Tjetjep.

Sri Nurhayati meninggal di usia 68 tahun. Dia menghembuskan nafas terakhir pada pukul 01.00 waktu Saudi di RS King Fahad.

Tjetjep menambahkan, saat ini ada 7 pasien yang dirujuk ke RS King Fahad. Ada tiga orang yang dirawat, tiga orang lagi sudah keluar dan satu meninggal dunia atas nama Sri Nurhayati.

Dengan demikian, ada dua jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia sejauh ini. Sebelumnya ada nama Senen asal Ponorogo, Jatim. Dia meninggal dunia karena sakit.



Pertama kalinya dalam sejarah, seorang pasien dari Rusia sedang dipersiapkan untuk menjalani Transpalansi transpalansi kepala yang pertama di dunia.

Valery Spiridonov telah mengumumkan bahwa ia siap untuk menjalani operasi super-kompleks, yang selama ini hanya dianggap sebagai fantasi.

Spiridonov 31 tahun adalah seorang ahli komputer yang cacat dan hanya bisa menggunakan kursi roda karena penyakit otot (
muscle-wasting).


Mr Spiridonov menderita penyakit  yang dikenal sebagai Werdnig-Hoffman, juga dikenal sebagai atrofi otot tulang belakang. Penyakit yang membuat pasien mengalami masalah  selama masa pertumbuhan, bergerak, bernapas dan menelan. Para ahli mengatakan kebanyakan orang dengan penyakit ini meninggal dalam beberapa tahun pertama setelah lahir. Diperkirakan bahwa hanya  sekitar10% pasien bertahan hidup sampai dewasa.

Spiridonov mengatakan kepada Daily Mail dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu, bahwa kondisinya memburuk hari demi hari, mengungkapkan bahwa ia ingin berkesempatan memiliki tubuh baru sebelum penyakit itu membunuhnya

Sebelum wawancara dengan Daily Mail, Spiridonov telah mengajukan diri untuk menjadi sukarelawan sebagai kelinci percobaan untuk operasi kompleks oleh ahli bedah saraf Italia, Dr Sergio Canavero.  
Dr Canavero mengumumkan bahwa ia bisa memotong kepala manusia, melampirkan ke tubuh manusia lain, dan masih akan tetap hidup. Sebagai seorang penderita cacat yang parah, Spiridonov sukarela agar kepalanya bisa dipotong dan dipindahkan ke tubuh yang sehat, berharap ia dapat memiliki kebebasan untuk berjalan.  
Dikatakan badan baru akan diambil dari donor transplantasi yang mengalami kerusakan otak namun memiliki tubuh yang masih sehat.

Dalam konferensi pers, Spiridonov mengatakan dia siap untuk menaruh kepercayaan dengan operasi transpalansi kontroversial Dr Canavero. Mr Spiridonov mengatakan dia siap untuk operasi, dan bahwa ia telah berbicara dengan Dr Canavero yang telah berjanji kepadanya bahwa dia akan memberikan rincian operasi bulan depan. Dia juga mengatakan ia sepenuhnya memahami risiko, mengungkapkan bahwa keluarganya mendukung penuh keputusannya untuk menjalani operasi. 

Saya melanjutkan dialog dengan Mr Canavero, kami saling bertukar informasi dan sejauh yang saya tahu, dia sedang mempersiapkan sebagian dari berita September ini. Jika Anda ingin sesuatu yang harus dilakukan, Anda harus berpartisipasi di dalamnya. Saya mengerti risiko operasi tersebut. Mereka adalah beberapa. Kami bahkan tidak bisa membayangkan apa sebenarnya bisa salah. Aku takut bahwa saya tidak akan hidup cukup lama untuk melihat hal itu terjadi kepada orang lain, "kata Spiridonov.

Meskipun dikritik oleh beberapa ahli bedah saraf, dan menyatakan operasi tidak memungkinkan, Dr Canavero menegaskan itu sangat mungkin dilakukan. Menurut dia, semua teknik yang diperlukan untuk transplantasi kepala ke tubuh donor sudah ada. Dia telah menamai prosedur dengan nama operasi HEAVEN , yang merupakan singkatan dari head anastomosis venture. Anastomosis melibatkan bedah menghubungkan dua bagian.



Daily Mail melaporkan bahwa biaya operasi yang membutuhkan waktu selama 36 jam, yang hanya bisa dilakukan di salah satu ruang operasi yang paling canggih di dunia, diperkirakan  sekitar £ 14 juta. 

Menurut prosedur, diriwayatkan oleh Dr Canavero, baik donor dan pasien akan dipotong kepala mereka dari tubuh masing-masing pada saat yang sama, menggunakan pisau ultra-tajam untuk memberikan potongan bersih. kepala pasien kemudian akan ditempatkan ke tubuh donor dan terpasang menggunakan sesuatu yang disebut Dr Canavero sebagai 'bahan ajaib' - zat seperti lem yang disebut polyethylene glycol - untuk memadukan dua ujung sumsum tulang belakang bersama-sama.
Namanya Sagar Dorji, berusia 4 tahun berasal India mengalami kondisi misterius pada matanya. Bola matanya bengkak sehingga terlihat menonjol keluar dan berdarah.

Darah pun menggumpal dan mengering di bola matanya sehingga membuat Sagar kini tak bisa melihat. Ibu Sagar, Kusum mengatakan, keanehan pada mata putranya itu terjadi sekitar 3 bulan lalu.

"Awalnya, mata Sagar bengkak dan tampak merah. Tapi kemudian, matanya mulai keluar dari soket dan berdarah," kata Kusum.

Para dokter pun bingung dengan apa yang terjadi pada bocah malang ini. Dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk melihat apa ada yang salah pada matanya. Namun, orangtua Sagar tak mampu membayar biaya tersebut sejumlah 156 dollar AS atau sekitar Rp 2 juta. Ayahnya, Pratim Dorji (35) bekerja sebagai buruh tani.

Kedua orangtua Sagar pun hampir putus asa. Mereka tak mampu membawa Sagar ke rumah sakit di kota besar, seperti Mumbai dan Delhi.

Kondisi Sagar juga tak kunjung membaik setelah dibawa ke rumah sakit. Kusum berharap ada orang-orang yang berbaik hati untuk menyelamatkan nyawa anaknya.

"Tolong saya menyelamatkan anak saya dengan memberikan kontribusi apa pun yang Anda bisa. Bagi Anda yang tidak bisa, setidaknya tolong berdoa untuknya," kata Kusum.

Salah satu aktivis sosial Biwasjit Barman turut membantu mengumpulkan dana. Ia pun berharap ada campur tangan pemerintah untuk membantu Sagar.

Partai PDI-P masih berkesempatan memberu peluang untuk mengusung kadernya yang juga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2017.
Namun keputusan mengenai pencalonan Risma tak akan diambil secara terburu-buru. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Eriko Sotarduga mengatakan, setidaknya ada dua hal yang jadi pertimbangan PDI-P apakah akan mengusung Risma atau tidak.
Pertama, adalah respons dari masyarakat Surabaya yang akan ditinggalkan Risma.
"Ini menjadi pembahasan tentu kan harus melihat juga bagaimana masyarakat Surabaya apakah masyarakat Surabaya berkenan," kata Eriko di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta, Jumat (12/8/2016) malam.
(Baca: Sekjen PDI-P: Peluang Risma Jadi Cagub DKI Masih Terbuka)
Saat ini sudah ada sejumlah warga Surabaya yang berdemo menolak Risma maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Namun Erico menilai respons masyarakat Surabaya ini masih perlu dikaji lebih jauh.
Pertimbangan kedua, lanjut Eriko adalah respons dari masyarakat Jakarta. PDI-P masih mempelajari apakah masyarakat Jakarta menginginkan Risma atau alternatif calon lain.
"Nantinya kan yang akan memilih masyarakat DKI bukan masyarakat luar," kata Eriko.
Sebelumnya, Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa peluang Tri Rismaharini untuk diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta belum tertutup.
Hingga kini PDI-P masih memperhitungkan apakah Risma adalah orang yang tepat untuk dicalonkan dalam Pilgub DKI 2017.
"Belum ada keputusan. Kemungkinan kan masih terbuka, dan itulah ini belum keputusan final karena Jakarta sangat dinamis. Ini juga akan bergantung dari dinamika politik yang ada di DKI," kata Hasto di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta, Jumat.

Hasto pun kembali menyampaikan tiga opsi yang dimiliki PDI-P untuk Pilkada DKI. Pertama adalah mendukung petahana saat ini, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Opsi kedua adalah memilih satu dari enam calon yang sudah mengikuti penjaringan di PDI-P. Ketiga adalah mengusung sosok berdasarkan pemetaan politik, yang akan sangat tergantung dengan dinamika di lapangan. Nama Risma bisa diusung melalui opsi ketiga.

Netizen internasional dibuat heboh minggu ini oleh kabar  menghilangnya nama negara Palestina di peta Google Maps. Muncul tudingan bahwa Google sengaja menghapus nama “Palestina” di Google Maps setelah sebelumnya sempat tercantum.

Soal ini, pihak Google menyatakan bahwa nama negara “Palestina” selama ini memang tak pernah tertera di peta Maps.

Yang ada hanyalah nama wilayah Tepi Barat (West Bank) dan Jalur Gaza (Gaza Strip). Dua nama wilayah itulah, menurut Google, yang belakangan menghilang karena masalah teknis.

“Tak pernah ada label ‘Palestina’ di Google Maps,” ujar seorang juru bicara Google dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari Fortune, Jumat (12/8/2016).

“Namun, kami menemukan bug yang menghilangkan label ‘Tepi Barat’ dan ‘Jalur Gaza’,” lanjut sang juru bicara. “Kami sedang bekerja untuk mengembalikan dua label ini.”

Saat diakses lewat browser desktop, layanan peta Google Maps di alamat maps.google.com memang tak mencantumkan label Palestina.

Hanya ada batas wilayah berupa garis putus-putus yang menandai lokasi negara tersebut dalam peta. Di kolom sebelah kiri tertera keterangan singkat mengenai Palestina apabila pengguna mengetikkan kata kunci tersebut.

“Negara Palestina adalah sebuah negara di Timur Tengah antara Laut Tengah dan Sungai Yordan. Status politiknya masih dalam perdebatan,” sebut keterangan yang bersangkutan.

Diakui Indonesia

Di Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat menanggapi persoalan nama Palestina yang absen dari Google Maps.

Setelah berkomunikasi dengan pihak Google, dia mngatakan bahwa, pada prinsipnya, Google membuat peta dengan mengacu pada keanggotaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

“Di PBB, ‘kan status Palestina adalah observer, belum menjadi anggota penuh,” uajr Rudiantara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Meski begitu, pemerintah Indonesia mengambil sikap mengakui keberadaan Palestina. Salah satu perwujudan sikap ini adalah pembahasan masalah Palestina dalam Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (KTT OKI).

“Posisi pemerintah Indonesia jelas. Kita mendukung. Tetapi, saya cek, mereka (Google) mengacu kepada PBB,” pungkas Rudiantara.

"Koalisi Kekeluargaan" menyerahkan sepenuhnya posisi calon gubernur kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu bebas menentukan figur untuk mengisi posisi cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Gubernurnya serahkan pada partai pemenang, jadi tinggal nunggu PDI-P," kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (12/8/2016).
Keputusan soal penyerahan posisi calon gubernur Koalisi Kekeluargaan diserahkan kepada PDI-P sudah disepakati tujuh partai. Penyerahan ini juga dianggap sebagai keuntungan PDI-P masuk dalan Koalisi Kekeluargaan.
"Kalo di koalisi yang tiga (Koalisi pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama), PDI-P enggak bisa nentuin gubernur karena gubernurnya udah ada," kata Taufik.
Taufik sebelumnya menegaskan tak ada perebutan posisi calon wakil gubernur dalam "Koalisi Kekeluargaan". Tujuh partai dalam koalisi itu sudah sepakat menunjuk Sandiaga Uno sebagai cawagub.

Bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan tidak akan membawa isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Dia berjanji bakal berkampanye secara santun.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menantang Sandiaga.
"Saya bilang, kalau anda mau demokrasi santun, anda (Sandiaga) cari dong apa kekurangan saya," kata Basuki seusai bertemu Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/8/2016).
Terlebih, lanjut dia, semua data dalam Pemprov DKI Jakarta sifatnya terbuka atau open data. Sandiaga hanya tinggal mempelajari program-program unggulan Pemprov DKI Jakarta.
"Kemudian anda tawarkan kepada masyarakat, kalau kamu jadi gubernur, kamu akan lebih hebat bidang apanya dari saya. Itu baru namanya kita kampanye," kata Sandiaga.
Pertemuan Sandiaga dengan Basuki di Balai Kota DKI Jakarta berlangsung atas inisiatif Sekretaris Daerah Saefullah. Sandiaga hendak melaporkan mengenai harga kebutuhan di pasar tradisional yang belum juga turun sejak Lebaran.
Dalam pertemuan itu, Sandiaga juga mendengarkan keluhan Basuki mengenai oknum di Partai Gerindra yang suka memainkan isu SARA pada Pilkada DKI Jakarta. Sandiaga merupakan calon gubernur yang akan diusung oleh Partai Gerindra pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, hingga saat ini, dia masih menunggu koalisi parpol.
Sebab, kursi Partai Gerindra di DPRD DKI hanya 15. Sementara, syarat minimal pendaftaran calon gubernur dari parpol membutuhkan 22 kursi di DPRD DKI. Basuki sendiri telah mendapatkan 24 kursi dukungan dari tiga partai, yakni Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura


MAKASSAR – Pelaku penganiaya terhadap guru SMK 2 Makassar, Adnan Achmad nyaris menjadi bulan-bulanan siswa, Rabu 10 Agustus. Dia hampir dikeroyok oleh puluhan siswa di sekolah tersebut.
Kapolsek Tamalate, Kompol Azis Yunus mengatakan, para siswa marah saat melihat gurunya dianiaya hingga berdarah-darah. Guru arsitek SMK 2 Makassar, Dasrul mengalami luka pada hidung dan pelipis usai dianiaya Adnan Achmad.
Beruntung, kata Aziz, personel Babinkamtibmas lewat di sekolah itu dan melihat ada keributan.

Dasrul dianiaya gara-gara diduga menampar salah seorang muridnya karena mengeluarkan kata-kata kotor. Saat ditegur karena tidak mengerjakan tugas, siswa bersangkutan menendang pintu dan berkata, “Sundala”.
Perkataan itu memicu emosi Dasrul hingga menampar siswa tersebut. Usai dipukul, siswa tersebut mengadu ke orang tuanya.